Minggu, 03 Maret 2013

Kisah Seekor Anjing & Majikannya



KISAH SEEKOR ANJING

&

MAJIKANNYA


Suatu hari disebuah tempat tinggalah seorang anak remaja bernama “Yayang”, dia memiliki seekor anjing yang selalu ia panggil “njing”. Pria itu sangat menyayangi anjingnya, dan dia tak ingin kehilangan atau melukai anjingnya tersebut. Kemana pun ia pergi, ia tak pernah meninggalkan anjingnya, ia selalu membawa anjingnya. Karena hanya anjingnya lah  yang slalu menemaninya di saat pria itu kesepian dan sendirian. Dia slalu berusaha merawat dan mendidik anjingnya dengan baik, sampai-sampai ia tak ingin ada orang lain yang mendekati anjingnya, karna ia takut orang itu akan mengambil anjing kesayangannya.

Tapi suatu hari, anjing kesayangannya itu membuat dia sangat kesal karena ulahnya. Pria itu pun memarahi, menyiksa, dan terus menghina anjing tersebut. Entah apa kesalahan anjing itu, mungkin karena anjing itu telah mengigit seorang sahabat dari pria tersebut, karena anjing tersebut tidak menyukai dengan kehadirannya. Meskipun begitu sering di siksa, anjing itu tetap ingin selalu disamping pria tersebut, dan ingin menemani hari-harinya seperti biasa, seperti saat pria tersebut menyayangi dia. Walaupun kehadiran anjing itu sudah di anggap tidak penting, namun anjing itu tak pernah pergi meninggalkannya, dia ingin pria itu dapat menyayanginya lagi seperti dulu.

Namun pria tersebut tak pernah menyayangi anjingnya seperti dulu lagi. Mungkin pria tersebut tidak rela jika sahabatnya di gigit oleh seekor anjing kesayangannya, atau mungkin sahabat pria tersebut lebih berharga daripada seekor anjing yang telah ia rawat dan ia didik selama beberapa tahun. Ya pasti, karena apalah arti seekor anjing dibandingkan dengan seorang sahabatnya yang kini tlah pergi dari hidup pria tersebut, hanya karena ulah anjing kesayangannya tersebut.


Setiap pria itu ingat kejadian saat itu, pria itu kembali menyiksa anjing tersebut, hingga terluka dan cacat. Namun anjing adalah sahabat paling setia untuk majikannya, jadi meskipun ia terluka ia tetap berada disamping pria tersebut dan bertahan dengan siksaannya. Anjing selalu menerima pria tersebut bagaimana pun keadaannya, anjing tersebut selalu ingin menemani pria tersebut dimana pun dan kapan pun, karena anjing tersebut tak ingin pria tersebut kesepian dalam kesendirian, karena anjing itu lah yang selalu menjadi tempat pria itu berbagi cerita, karena hanya bersama anjing itulah pria tersebut menghabis kan hari-harinya selama ini, hingga membuat anjing tersebut terasa berat untuk pergi meninggalkan pria tersebut. Selain itu, anjing itu pun juga selalu berusaha melindungi pria tersebut disaat ada yang ingin melukainya.

Namun pria tersebut tetap tidak peduli dengan anjing yang pernah sangat dia sayang tersebut. Pria itu tak pernah merawat anjing itu lagi, hingga akhirnya anjing itu pun kotor dan tak layak untuk menjadi anjing peliharaan kesayangan. Dia terlihat seperti anjing liar yang penuh lumpur dan kotor.

Hingga suatu ketika pria itu pun berkata pada anjing “anjing gak bisa di didik gapantes dipelihara..!!” dan pria tersebut berniat untuk membuang anjing tersebut karena mungkin dia sudah sangat membenci dan tak mengharapkan kehadiran anjing tersebut. Namun bagaimana mungkin anjing itu pergi dalam keadaan terluka, cacat dan kotor seperti itu. Meskipun dia pergi, apakah masih ada orang lain yang bersedia menerimanya dan memeliharanya dengan penuh kasih sayang dengan keadaannya yang kotor dan cacat.

Namun karena anjing tersebut selalu di siksa oleh pria tersebut, akhirnya anjing itu pun pergi sebelum pria tersebut benar-benar membuangnya. Tak peduli dia dalam keadaan terluka, cacat dan kotor sekalipun dan dia pun juga tak berharap akan ada orang lain yang mau memeliharanya kembali. Anjing itu pergi karena tidak ingin melihat pria tersebut slalu emosi saat melihatnya, karena dengan kepergian anjing itu mungkin pria itu dapat lebih bahagia dari sebelumnya.

Akhirnya pria tersebut pun mengetahui kepergian anjing kesayangannya itu, dia pun mencari anjing tersebut. Pria itu menyesali semua perbuatan yang slama ini telah ia lakukan, ia menyesal karena telah menyiksa anjing kesayangannya itu, dia menyesal karena telah mengusir anjing tersebut padahal pria tersebut tak ingin kehilangan anjing tersebut dan masih sangat menyayanginya seperti dulu. Namun karena emosi sesaat karena ulah anjingnya saat itu, kini pria itu pun benar-benar telah kehilangan anjing yang slama ini menemani hari-harinya, anjing yang selama ini ia sayangi dan slalu ia jaga. Dengan lirih, pria itu pun berkata “aku ingin bertanggungjawab karna tlah membuatmu terluka dan kotor, kembalilah”.

Anjing itu pun mendengar ucapan pria tersebut, namun ia tetap pergi meninggalkan pria tersebut tanpa mendekati pria tersebut. Meskipun begitu, anjing itu pun tetap menyayangi pria tersebut, karena bagaimana pun juga dia pernah disayang, di didik, dan dirawat oleh pria tersebut, meskipun akhirnya harus disiksa hingga terluka, cacat dan kotor, sampai-sampai tak ada lagi orang yang mau menerima dan merawatnya kembali.

Dan di lain sisi, entah apa yang dilakukan pria tersebut ketika anjing kesayangannya tlah pergi dengan luka karena siksaannya, dan tak dapat menemukannya kembali...

Apakah mungkin pria itu akan lebih sangat menyesal, jika suatu saat ia menemukan anjing kesayangannya tersebut sudah dalam keadaan kotor dan tak bernyawa karena perlakuan kasarnya terhadap anjing tersebut ??!!



THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar